Ucapan yang Tidak Pantas Dilontarkan Seorang Ketua Apdesi Dengan Wartawan

GARUT.Majalah Polisi Indonesia. Paska berita https://www.polisiindonesia.com/nusantara/ketua-apdesi-h-asep-basir-hc-menghina-dan-melecehakan-profesi-wartawan/, yang mana sampai saat ini tidak adanya Klrarifikasi atas ucapan yang tidak pantas dilontarkan seorang Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat Saudara H.Usep Bahari HC yang akrab di panggil Isep terhadap salah seorang jurnalis di Garut.

“Saya Bang Ahan sebagai masyarakat biasa sangat menyayangkan sekali atas sikap Pemerintah Daerah Kabupaten Garut yang tidak peka terhadap insiden, “ ucapnya ketika dihubungi wartawan Sabtu pagi (08 /8/2020) dirumah kediamannya di Kecamatan Cibatu Garut.

Ahan memaparkan, ironis sekali seorang oknum Ketua Apdesi, memberikan statement yang tidak elok dengan marwah Apdesi itu sendiri.”Saya sebagai masyarakat sangat miris di mana desa sekarang sebagai objek pembangunan karena masa depan Indonesia ada di desa dan pemda garut sendiri harusnya mengedepankan aspek demokrasi dan oknum Apdesi tersebut haruslah kooperatif terhadap insan Pers, karena yang saya tahu salah satu fungsi Pers adalah sebagai Kontrol Sosial, dan Pers telah menjadi tolak ukur kualitas demokrasi di suatu daerah atau negara, sehingga bisa mencegah potensi penyelenggara negara untuk melakukan penyelewengan kekuasaan,” ucapnya lagi.

“Kembali ke marwah sebagai pilar ke 4 dan menjunjung tinggi kode etik jurnalis, tidak sepantasnya bahkan tidak layak seorang Ketua Apdesi memberikan Statemen seperti itu,

Statement kami sebagai masyarakat akan mendorong sesuai dengan Undang-Undang No 40 Tahun 1999 tentang PERS dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalis diperkuat dengan Nota Kesepahaman antara Dewan Pers -Polri yang diperbaharui pada bulan Februari 2017.

“Harus diproses baik secara administrasi maupun secara hukum,“ tegasnya. (Tim MPI)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply