Rumah Ibadah Umat Budha Berusia Ratusan Tahun di Langkat di Renovasi Pihak Yayasan

Langkat I Media Polisi Indonesia – Bangunan tua era penjajahan Belanda berupa Wihara tempat ibadah umat Budha masa jaman itu yang terletak di kawasan Tanjung Pura tepatnya di Desa Pulau Banyak Langkat, suatu peninggalan sejarah di Bumi Melayu tersebut saat ini telah direnovasi.

Kemungkinan besar ada jaringannya dengan era perdagangan antar Asia Timur Masa jaman dan sampai saat ini masih meninggalkan seni dan budaya ornamen Negeri Tirai Bambu.

Sumatera Utara adalah miniatur Indonesia, yang dihuni beragam suku di Indonesia, termasuk suku Tionghua yang menetap di bumi Langkat Sumatera Utara dan berbaur dengan Suku Sakat yang ada di Langkat (Melayu).

Wihara tersebut terletak diantara dua desa antara Desa Pematang Serai dan Desa Pulau Banyak Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat.

Bangunan rumah ibadah umat Buddha Wihara Avalokiteśvara, yang direnovasi tersebut, saat ini diserah terimakan antara donatur kepada pemilik yayasan / Pendiri Wihara Avalokiteśvara, Minggu (31/01/2021)

Serah terima Wihara tersebut dihadiri tokoh agama Buddha etnis Tionghua Tanjung Pura Bengbeng Chandra alias pokbeng dan lainnya.

Kegiatan serah terima juga dihadiri anggota DPRD Langkat LuckyuSyah Putra dari Partai Perindo.

Keberagaman suku dan etnis di Tanjung Pura Langkat sudah terjalin dari sejak jaman kesultanan Langkat, dan sampai saat ini saling menghargai umat beragama dibumi Langkat.

Atas kebersamaan tersebut maka masyarakat Langkat aman dan damai saling menjaga Persatuan Indonesia Bhinneka Tunggal Ika.

 

(Muslim Yusuf)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply