Puluhan ibu Protes BLT Dipotong, Mengadu Ke Camat Penanggalan

SUBULUSSALAM | Majalah Polisi Indonesia – Puluhan Ibu” mengadukan terkait, BLT Dana Desa yang menuai protes, khusus dilakukan puluhan ibu” Desa Lae Motong, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam di kantor Camat Penanggalan, Jumat 22/4/2020.

Menerima pengaduan ini di sana, Camat Penanggalan, Baginda Maju Bancin, SE didampingi Babinsa, beliau menegaskan jika kriteria penerima BLT DD diatur pemerintah pusat, harus dipertanggungjawabkan kepala desa  Desa motong. Tagok Manik..kata Camat.

Sementara kriteria untuk calon penerima, diawali pendataan oleh Tim Covid-19 Desa, disusul dengan musyawarah desa melibatkan kepala desa, BPD Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak terkait lain, untuk menjaga terjadi kesenjangan, setelah itu Kepala Desa menerbitkan SK calon penerima untuk untuk diumumkan dan disampaikan kepada Camat setempat.

“Jika kepala desa memastikan tidak ada lagi persoalan, dengan catatan yang sudah melalui proses yang sesuai aturan, maka pihak kecamatan juga tidak bisa merubah,” jelas Baginda Maju, Camat berjanji akan mengkomunikasikan hal ini  kepada Kepala Desa Lae Motong.

Puluhan ibu tidak terima dengan  penjelasan Camat, mereka minta Kepala Desa dihadirkan sana. “Ini persoalan Covid-19,”kata ibu ibu dihadapan Camat, semua terkena, kami juga layak menerima,” tuntut warga bahkan sejumlah warga mengakui tidak pernah menerima bantuan berupa apapun dari dulu.

Babinsa Desa, M Yusuf pada saat itu  turut memberi penjelasan, akui tidak ikut dalam musyawarah, tetapi ikut dalam pembagian BLT DD kepada 75 warga.

Kapolsek Penanggalan, Iptu Syahril juga hadir dan memberi arahan selesai sholat Jumat, dilakukan lagi pertemuan dan menghadirkan kepala desa, dan saat itu dicoba menghubungi Kades, melalui ponselnya tidak tersambung dan aktif. (Baharuddin Berutu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply