Polri Peduli Pendidikan, Anak Pesisir Sumbar Disediakam Wifi Gratis

SUMBAR I Majalah Polisi Indonesia. Di masa pandemi ini banyak siswa yang merasaksn kesulitan belajar. Kemendikbud sudah menetapkan proses belajar mengajar dilanjutkan secara PJJ, atau proses belajar mengajar secara daring.

Para siswa yang orang tuanya kurang mampu secara ekonomi, mereka kesulitan untuk mengikuti proses belajar secara daring atau online. Mereka keberatan untuk membeli kuota intetnet. Begitu pula para siswa ada yang kesulitan mengikuti PJJ karena wilayah tempat tinggalnya belum terjangkau jaringan internet.

Dalam situasi itu, jajaran Polri merasa terpanggil untuk meringankan beban orang tua dan para siswa yang sedang belajar.

Berbagai cara kreatif jajaran Polri diupayakan untuk membantu para siswa agar dapat melanjutkan belajar secara daring.

Bagi para siswa yang kesulitan mendapatkan jaringan internet, Polri menyiapkan Wifi gratis. Hal itu seperti yang dilakukan oleh jajaran Polri di Sumatera Barat. Polri menyediakan wifi gratis dan ruang baca untuk anak-anak sekolah di pesisir Sumatera Barat.

Program penyediakan wifi gratis bagi anak-anak sekolah yang kurang mampu tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan Indonesia.

Upaya jajaran Polri membantu anak-anak sekolah di pesisir Sumbar itu sebagai bentuk kepedulian Polri pada kelompok masyarakat yang kurang mampu. Apa lagi selama pandemi ini kelompok masyarakat kurang mampu dihadapkan pada kenyataan mesti menyiapkan kuota internet bagi anak-anaknya agar dapat terus mengikuti proses pendidikan.

Kepedulian jajaran Polri menyediakan ruang baca dan wifi gratis untuk para siswa merupakan sumbangan yang sangat berharga untuk kelanjutan pendidikan anak-anak Indonesia.

Kenyataannya, tidak semua anak-anak sekolah terpenuhi kebutuhan internet untuk mengikuti proses pendidikan secara daring. Permasalahannya, ada sebagian anak tidak memperoleh jaringan internet karena tempat tinggalnya belum tersentuh jaringan internet.

Berdasarkan data yang disampaikan Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informasi, Henry Subiakto, Senin (7/9) dari total 83.218 desa/kelurahan di Indonesia yang sudah terjangkau internet mencapai 70.670 desa/kelurahan. Sisanya sebanyak 12.548 desa/kelurahan belum tersentuh jaringan internet.

Permasalahan lain, orang tua siswa sebagian merasa kesulitan ekonomi untuk menyiapkam kuota bagi anaknya yang mengikuti pelajaran secara daring.

Dalam menjawab kesulitan para siswa itulah, jajaran Polri mengulurkan bantuan untuk menyediakan wifi gratis bagi para siswa.

Jajaran Polri menyiapkan satu ruangan bagi para siswa untuk belajar secara online. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Palmerah yang menggandeng Biznet menyiapkan satu ruangan untuk tempat belajar siswa dengan jaringan wifi gratis.

Begitupun yang ditempuh oleh Satbrimob Polda Maluku menyediakan wifi gratis para siswa di desa Passo, Kecamatan Baguala Ambon. Begitu pula yang dilakukan anggota Polri di pesisir Sumatera Barat.

Jajaran Polri terus bergerak membantu anak-anak sekolah untuk dapat melanjutkan proses pendidikan. (TA)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply