Polres Donggala Gelar Sidang BP4R Bagi 4 Personilnya yang Akan Menikah

DONGGALA  I Majalaha Polisi Indonesia. Sebanyak 4 pasang calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan dengan anggota Polri, menjalani sidang BP4R (Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk) di Aula Rupatama Polres Donggala, Selasa, (13/10/2020).

Kegiatan Sidang BP4R ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Donggala, Kompol Gede Suara,S.H. didampingi oleh Kabag Sumda Kompol F Tarigan dan Wakil Ketua Bhayangkari Cabang Polres donggala Ny.Sri Gede.Selain itu turut didampingi oleh Kasi Propam Ipda Deddy Lataha, dan Rohaniwan Bripka Ilham Sakka.

Kabag Sumda Polres Donggala Kompol F Tarigan Kabag Sumda, Kompol F Tarigan mengatakan, sebelum pelaksanaan kegiatan harus dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan persyaratan untuk dimulainya sidang ini.

Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah pada anggota Polres Donggala yang akan melaksanakan pernikahan. Sidang nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan, tambahnya.

“Hal ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dan pasangannya untuk melakukan pernikahan dengan anggota polri mengingat tugas dan tanggung jawab Polri yang berat,” Pungkas Kabag Sumda.

Dalam arahan Ketua Sidang disampaikan oleh Wakapolres Donggala, sesuai Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2010, setiap Anggota Polri atau Polwan yang akan melaksanakan perkawinan harus melalui proses sidang BP4R sebelum pernikahan dilangsungkan.

“Perlu diketahui bahwa tugas Polri sangat berat dan beraneka ragam, untuk itu sebagai istri dari anggota Polri harus memahami suaminya. Sehubungan dengan hal tersebut diatas selaku seorang istri anggota Polri dituntut dalam kesederhanaan,” Ujar Wakapolres.

Selanjutnya pesan dari Wakil Ketua Bhayangkari yang disampaikan oleh Ny. Sri Gede mewakili Ketua menyampaikan selaku anggota Bhayangkari mempunyai peran ganda, selain menjadi istri dan ibu rumah tangga, juga berperan membantu suami dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Bhayangkari adalah salah satu organisasi besar sebagai Persatuan Istri Anggota Polri yang langsung bernaung dibawah Polri. Bhayangkari dituntut kesederhanaan dalam segala bidang dan diutamakan kerja sama yang baik dalam Organisasi,” Ujar Ny. Sri Gede

Sebagai seorang istri dari anggota Polri wajib mendukung kegiatan dan tugas-tugas yang dikerjakan oleh suami dan menjaga keharmonisan dalam membina rumah tangga, tambahnya.

Sementara itu, Kasi Propam Ipda Deddy Lataha mengatakan, setelah dilakukan pengecekan terhadap calon yang akan disidangkan, keempat anggota Polri ini tidak memiliki permasalahan terhadap kedinasannya.

Kemudian Acara Sidang ditutup dengan Do’a bersama oleh Bripka Ilham Sakka “Kepada anggota dan pasangan sidang nikah agar mempersiapkan diri untuk menuju ke rumah tangga sakinah mawaddah warrahmah dan memberikan arahan serta petunjuk kepada calon mempelai agar mengerti tugas dan peran jika sudah berumah tangga nantinya,” ujar Kabag Sumda. (Irwan)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply