Penerimaan Peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 1 Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020

BANGGAI I Majalah Polisi Indonesia. Giat Bupati Banggai Dr. Ir. H. Herwin Yatim, MM  bersama Wakil Bupati Banggai Drs. H. Mustar Labolo, M. Pd menghadiri Penerimaan Peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan 1 Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh BPSDMD Provinsi Sulawesi Tengah, di Luwuk Banggai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai. Turut hadir pada kesempatan tersebut Kepala BPSDM Dra. Novalina, MM., bersama jajarannya, Widya Iswara Utama Dra. Hj. Derry Djanggla, M. Si., Sekda Drs. Abdullah Ali, M. Si., Para Asisten dan Staf Ahli, Kepala BKPSDM kab. Banggai, pimpinan OPD, serta seluruh peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator dari beberapa Kabupaten se Provinsi Sulawesi Tengah.

Mewakili Gubernur Sulteng, Kepala BPSDM Dra. Novalina, MM mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan sekolah diklat ini di Kab. Banggai serta pelayanan Pemda Banggai yg luar biasa. Tata kelola pemerintahan Kab. Banggai yang tepat dan baik menjadi alasan kami melakukan diklat di Kab. Banggai ini.

Angkatan pertama PKA ini dihadiri oleh beberapa peserta dari masing-masing Kabupaten di Sulawesi Tengah diantaranya Kab. Sigi, Poso, Morowali, Toli-toli, Banggai kepulauan, Tujo Una Una, dan kabupaten lainnya.

BPSDM Provinsi Sulteng Memilih tempat di Kab. Banggai dengan alasan agar tujuan para peserta PKA dapat belajar dari pengalaman kab. Banggai karna Pemerintahan Daerah ini telah menorehkan banyak inovasi & prestasi ditingkat Nasional dengan jumlah kurang lebih mencapai 200 lebih prestasi dan yg paling luar biasa adalah meraih prestasi Sakip dengan nilai A. Tujuan lain pula adalah agar PEMDA Kab. Banggai dapat sharing berbagi pengalaman dan strategi sukses kepada kami semua, terang Dra. Novalina.

Dalam sambutannya Bupati Banggai H. Herwin Yatim di usia kepemimpinan kami selaku Bupati dan Wakil Bupati selalu melakukan kerja nyata dalam mengemban amanah rakyat. Kerja cepat dan taktis telah kami upayakan untuk melaksanakan tujuan dan kebijakan pembangunan yang telah kami laksanakan hingga saat ini. Telah ada 200 inovasi yang tercipta di masa kepemimpinan kami. Inovasi itu berada di berbagai sektor, mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, UKM, hingga perbaikan Birokrasi.

Di sektor Birokrasi, pemerintah daerah telah melaksanakan pengelola kepegawaian terbaik yang dinilai oleh BKN RI. hal ini tentu saja ditopang dengan inovasi layanan kepegawaian secara terpadu dengan BKN KANREG IV Makassar yang ditetapkan di luwuk. Sehingga Kabupaten Banggai menjadi percontohan dimana LAN Makassar merekomendasikan Kabupaten Banggai sebagai tempat Orientasi Lapangan (bench marking) diklat PIM, jelas Bupati H. Herwin Yatim.

Pada awal-awal kami sebagai pemimpin Daerah (pada tahun pertama kepemimpinan) kami memberikan contoh gerakan moral baik di kota maupun di pelosok. Saya sebagai pemempin daerah bersama bapak wakil H. Mustar Labolo, memberikan contoh secara nyata, Karna contoh yg kami berikan sehingga para pimpinan OPD dan kecamatan serta desa dengan ajakan hati nurani sehingga ikut serta turun melakukan gerakan moral. Inilah yg dinamakan pemimpin, kita berikan contoh yang baik sehingga para pimpinan yg lain dan masyarakat bisa meniru hal baik tersebut.

“Sebagai pemimpin tanggung jawab saya kepada Allah SWT sangat besar, dengan ucapan Bismillah memohon petunjuk dari Allah Tuhan Yang Maha Esa saya terus bekerja keras demi tercapainya Visi Dan Misi Kab. Banggai, 5 tahun lalu saya mengajak pak wabup “Ayo pak wakil, bismillah kita turun langsung kelapangan membersihkan kota agar daerah kita bersih sehingga masyarakat kita nyaman dan sejahtra serta memperbaiki tatanan birokrasi daerah ini.”  kata H. Herwin Yatim.

Diakhir sambutannya, kegiatan ini tentusaja mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan penyelenggara pelayanan publik di daerah dalam hal menerima penyampaian berbagai keluhan yang dirasakan masyarakat yang terkait dalam kinerja pelayanan.

Dengan demikian, forum ini diharapkan dapat memberi pemahaman kepada kita semua tentang kedudukan, fungsi dan kewenangan pelatihan kepemimpinan administrator angkatan 1 di kab. Banggai, sehingga pelayanan birokrasi pemerintahan dan instansi pelayan lainnya dapat meningkatkan kualitas dan kesadaran sebagai pelayan masyarakat. Tutup Herwin Yatim.

Wakil Bupati Banggai H. Mustar Labolo menambahkan saat ini gerakan pinasa dan posyandu prakonsepsi menjadi top 45 inovasi tingkat Nasional.

Penilaian penerapan standar pelayanan publik sesuai undang-undang nomor 25 tahun 2009 yang di nilai oleh OMBUDSMAN Republik Indonesia, tentu saja kami sangat bersyukur bahwa Kabupaten Banggai langsung berada pada zona hijau dengan nilai nyaris sempurna yaitu 99,14. dan yang paling membanggakan bagi kami adalah berhasil mendorong implementasi sakip menjadi predikat A. Pemerintah Kab. Banggai, merupakan 1 dari 6 daerah di wilayah III yang memperoleh predikat A dalam sistem Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (SAKIP) tahun 2019. hanya dalam kurun waktu 3 tahun dari sakip C, naik menjadi sakip BB, di tahun 2019 naik lagi menjadi SAKIP A.

Pemerintah hadir untuk melayani, Birokrasi hadir semakin dinamis, bahkan memfasilitasi setiap aktivitas di ruang publik melalui aksessibilitas  yang  mudah,  tidak  berbelit,  bebas  praktik suap  dan  pungli,  efektif  dan  efisien,  memberikan manfaat yang dirasakan langsung, bahkan mengadopsi pola-pola digitalisasi  yang  sudah  merambah ke  setiap  sendi/landscape peradaban.

Olehnya itu kemajuan-kemajuan tersebut akan terus kami tingkatkan melalui konsep pembangunan yang pro rakyat yang dicantumkan pada rencana pembangunan kabupaten Banggai. dengan mempertimbangkan dan memperhatikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Tantangan yang dihadapi serta isu-isu strategis, baik skala lokal, regional, nasional maupun isu global, dirumuskan melalui VISI pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Banggai, yaitu: “Mewujudkan Kabupaten Banggai Sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi, Pertanian Dan Kemaritiman Berbasis Kearifan Lokal Dan Budaya” Visi dimaksud diterapkan dalam 6 (enam) misi pembangunan.

ini semua telah berjalan secara bertahap, dan menjadi tekad serta semangat untuk mencapai kabupaten banggai yang maju, sejahtera dan mandiri. stressingnya adalah pada daulat pangan dan daulat energi, serta pembangunan infrastruktur. Tutup H. Mustar Labolo. (Hartono Sahabo)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply