Korban Reaktivasi Rel Kereta Api Cibatu-Garut, Laksanakan Istigosah Agar Bupati Bisa Berikan Rumah Layak

 

GARUT.Majalah Polisi Indonesia. Bangunan yang ditempati 112 Kepala Keluarga dilahan milik PT.KAI dengan luas lahan seluas 8.143 meter yang berada di sekitar Stasiun Garut. Selasa (14/01/20), menyisakan duka yang sangat mendalam bagi korban reaktivasi rel kereta api belum ada kejelasan dari pihak PT KAI.

Istigosah yang di himpun Forum Masyarakat Terdampak Reaktivasi Rel Kereta Api yang dilaksanakan di Mesjid Islamic Center Garut Kota Garut Pukul, 16.00 WIB, YLBH-LSI ikut serta dalam acara Istigosah karena atas Undangan  Forum Masyarakat Terdampak Reaktivasi Rel Kereta Api Garut. Sabtu 08 Agustus 2020.

Berdasarkan informasi yang diterima dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum – Lingkar Samudra Indonesia (YLBH-LSI) Selaku Pendamping Hukum (PH) bagi korban reaktivasi dengan total keseluruhan kurang lebih 531 Kepala Keluarga, kata sekretaris YLBH-LSI ke Majalah Polisi Indonesia.

Asep Rusamawan (Sekjen YLBH-LSI), merasa sangat terharu melihat forum masyarakat tersebut masih dalam kekompakan dan senantiasa penuh harapan terhadap pemerintah daerah Garut, khususnya Bupati H. Rudy Gunawan SH.,MH., MP, dapat membantu dengan segera memberikan bantuan berupa rumah layak huni.

 Melalui mekanisme dan ketentuan yang berlaku sebagai amanah UUD 1945 Pasal 28 Ayat 1, agar menjadi skala prioritas bagi pemenuhan hak forum masyarakat secara konstitusi, karena kondisi sejak peristiwa pembongkaran lahan oleh pihak PT.KAI semakin memprihatinkan,ujarnya.

“Kami sebagai YLBH-LSI akan terus memperjuangkan klien kami ini sampai pemenuhan hak-hak forum masyarakat tersebut terwujud, “ ucap Sekretaris Jendral YLBH-LSI.

Sementara Ust. Tedi Syihabudin selaku Ketua Forum Masyarakat, bersama Susan selaku Koordinator korban Reaktivasi Rel Kereta Api ketika, di wawancara oleh Majalah Polisi Indonesia, ia menyambut baik dengan penuh harapan atas kedatangan awak media.

Ketua dan Koordinator Forum berharap,” Semoga Pemda Garut dapat segera membantu masyarakat yang terdampak reaktivasi dengan cara memberikan rumah layak huni, karena mereka sejak peristiwa penggusuran belum memiliki rumah. Memohon Seyogyanya Bupati mendengar permohonan kami.pungkasnya penuh harap. (MPI Garut)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply