Ketua Abdesi Garut H. Isep : Berang Dengan Tulisan “Tukang Becak, Burung Beo”

 

 

GARUT I Majalah Polisi Indonesia. Ketua Abdesi Garut, H.Isep merasa berang atas ungkapan media yang mengatakan dirinya memiliki SDM rendah, tukang becak dan seperti Burung Beo. Hal tersebut dikatakan H.Ujang, wartawan senior Garut, di rumah makan sekitar Ciateul, Garut. Selasa 11 Agustus 2020.

Ungkapan H.Ujang itu dikarenakan kemarahan media atas penghinaan Ketua Apdesi H.Isep yang akan memenjarakan wartawan ketika datang ke desa tanpa membawa Kartu Biru (PWI).

Tapi coba berfikir yang jernih, apa mungkin seseorang mengakui dirinya jurnalis jika memang orang tersebut bukan seorang jurnalis, ini aneh kedengarannya, kata H.Ujang kepada awak media saat makan bersama di salah satu rumah makan sekitar Ciateul, Garut.

H.Ujang coba menjelaskan, ungkapan tukang becak sendiri adalah simbol bahwa perilaku buruk seorang Ketua Apdesi. Sudah sepantasnya H.Isep mendapat julukan untuk tukang becak, karena perilaku H.Isep yang melecehkan profesi wartawan, katanya.

Masih kata H.Ujang, “Dia (H.Isep) berucap seolah seperti anak kecil yang baru belajar bicara. Sehingga apa yang baru didengar langsung diucapkan tanpa berpikir panjang. Hal inilah yang dinamakan Burung Beo, “ pungkasnya. (MPI Garut)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply