Jasa Penyeberangan Perahu Dayung Tradisional Usianya 60 Tahun

 

MEDAN I Majalah Polisi Indonesia. Jasa penyeberangan menggunakan jasa perahu tradisional untuk menyeberangi Sungai Babalan menuju dua desa di Langkat, dari Seberang Kota Brandan menuju pulau Perlis dan pulau Kelantan, Kecamatan Brandan Barat. Puluhan tahun warga sekitar menggunakan perahu untuk menghemat baiaya dan waktu tempuh.

Jasa perahu penyeberangan orang untuk sampai melintasi Sungai Babalan tersebut dari Pangkalan Brandan menuju Seberang dua pulau tersebut dan sebaliknya dengan tarif kenakan mulai Rp.3000,- hingga Rp 5000,untuk sekali menyeberang.

Yang uniknya Perahu menggunakan dayung untuk meyeberang warga sekitarnya. Perahu tersebut terbilang alat transportasi dari turun temurun yang dilalui warga desa Perlis dan desa Kelantan.

Malik (52) warga desa Perlis sebagai pemilik perahu dayung penyeberangan mengakui bahwa hasil dari perahu dayung yang ditekuni sejak tahun 80an, hanya untuk menyambung hidup kelurganya.

Tokoh masyarakat desa perlis Junaidi Salim (47) mengatakan, betapa mirisnya desa Perlis sudah bertahun-tahun tidak memiliki akses jalan darat. Padahal ditempat lain sudah akses jalan darat yang bisa dilalui tapi kenapa desa Perlis tidak pembangunan jalan tersebut, katanya ketka ditemui wartawan. (Muslim)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply