Faturruzi alias Dedeh, dikeroyok Samson Cs, Akibat Dedam Lama Soal Penghinaan Agama di Sosial Media

SINTANG, KALBAR I MajalahPolisi Indonesia. Telah terjadi Kasus pemukulan Samson Gunadi terhadap Faturruzi alias Dedeh, pada hari Minggu, 28/6/ 2020. Kasus pemukulan terhadap Dedeh merupakan dedam lama. Atas pemukulan tersebut akhir Dedeh melaporkan Samson Gunadi cs ke Polres Sintang, Kalimantan Barat.

Setelah melapor ke Polres Sintang, Kalimantan Barat, yang diterima oleh AIPTU Rudi Hartono S.Sos terbut menerima bukti laparon dengan Nomor : STTLP/109/VI/RES.1.6/2020/KALBAR/RES SINTANG/SKT tanggal 28 Juni 2020. Pukul 14.14 WIT.

Kronologi kejadian terjadi pemukulan menurut pengakuan Dedeh, beberapa minggu lalu Samson menantang Dedeh untuk duel, bahkan mengancam mau menghabisinya, merupakan dendam lama yang kejadian tersebut terekam dijejak digital yang telah dikumpulkan

Tanpa disengaja saat siang hari (28/6) ditengah perjalanan bang dedeh yang awalnya berniat untuk survey lokasi tanah, berpapasan dengan samson yang hendak menuju toko bangunan di Jl. Akcaya I, untuk membeli material bangunan.. kemudian saat tiba di toko, Samson langsung menemui Dedeh

Ketika bertemu, Dedeh langsung menawarkan diri menjawab tantangan Samson yang mau menghabisi diri tapi Dedeh langsung mengajak duel di luar toko. Namun Samson tetap ingin masuk ke toko, sampai akhirnya Dedeh lengah, si pelaku mengambil palu ditoko bangunan tersebut dan memukul kepala Dedeh hingga berdarah.

Kejadian dilaporkan via telepon ke Mapolres Sintang. Berselang menunggu jemputan dari Polres, Dedeh istirahat di dalam mobil tiba tiba Andreas cs teman Samsom datang menghampiri Dedeh dengan menendang pintu mobil. Merasa jiwa terancam secara spontan Dedeh turun. Dengan sigapnya Korban langsung keluar memnghampirii teman Adreas cs untuk melakukan perlawanan.

Sesampai di Mapolres Sintang, Kalimantan Barat, Dedeh segera membuat laporan Nomor : STTLP/109/VI/RES.1.6/2020/KALBAR/RES SINTANG/SKT tanggal 28 Juni 2020. Pukul 14.14 WIT. Dengan visum luka di kepala Samson dan Andreas cs yang juga telah berada di Mapolres sempat adu mulut menolak mengakui pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan mereka, tidak lama berselang, datang massa andreas yang memaksa masuk ke halaman Mapolres Sintang, yang lantas mendapat respon dari teman-teman Dedeh, sehingga sempat terjadi kejar-kejaran di sekitar Mapolres Sintang

Dedeh dan teman-teman meminta agar kasus kekerasan, pengeroyokan, ujaran kebencian, tindakan teror dengan ancaman ingin menghilangkan nyawa seseorang yang dilakukan Andreas dan Samson CS, dapat diproses sesuai hukum yang berlaku, dan kita akan mengawal proses hukum ini hingga para pelaku mendapatkan hukuman. (Anton Pratama)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply