Di Duga Banyak Oknum Perangkat Kepala Desa Sunat Dana BLT

ACEH SINGKIL | Majalah Polisi Indonesia – Aceh Singkil – Akibat dampak polemik covid-19, Pemerintah mengucurkan bantuan kepada masyarakat, Diantaranya bantuan penerima keluarga PKH, BST (Bantuan sosial tunai), bantuan pekerja, berupa sembako bagi masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan tersebut, Pemerintah menginstruksikan agar seluruh kepala desa di Indonesia untuk membagikan Bantuan Langsung Tunai BLT desa, sebesar Rp. 600.000 selama tiga bulan kepada masyarakat yang terkena imbas dampak pandemi Covid-19.

Namun kenyataannya banyak masyarakat disetiap desa di Kabupaten Aceh Singkil maupun Kota Subulussalam yang menerima dana BLT Desa tersebut tidak sesuai dengan jumlah yang sudah di tentukan, Seharusnya menerima 600 ribu perbulannya, yang anehnya lagi masyarakat yang menerima BLT desa tersebut harus tanda tangan dan tertera disitu jumlah uang Rp.600 Ribu, tapi uang yang di terima tidak 600 ribu. Masyarakat menerima di setiap desanya beraneka ragam ada yang terima 400 ribu bahkan ada yang menerima 200 ribu persetiap kk.

Dari pengaduan masyarakat kepada Media Online Polisi Indonesia di Aceh Kamis 21 Mei 2020, Mengatakan, Saya Cuma terima 400 ribu dari oknum perangkat desa, katanya ini dana BLT Desa, saya tanda tangan disitu tertera 600 ribu dan saya tanyakan kenapa yang di terima Cuma 400 ribu kemana 200 ribu lagi , Alasannya dananya tidak mencukupi untuk dibagikan kepada masyarakat, makadariitu kami pangkas. Bahkan di desan lain ada yang mengatakan hanya menerima 200 ribu saja. Masyarakat jadi bingung dengan peraturan didesa padahal dana 600 ribu itu sangat di perluka bagi masyarakat, ungkapnya.

Pimpinan Umum Media Online Polisiindonesia, Baharuddin Berutu Menanggapi Permasalahan BLT Desa di Kabupaten Aceh Singkil serta Kota Subulussalam, Jum’at 22 Mei di kediamannya.Kepala Desa sudah mengangkangi peraturan mentri keuangan Republik Indonesia Nomor : 50/PMK.07/2020 tentang perubahan kedua atas Mentri Keuangan Nomor : 205/PMK.07/2019, tentang pengelolaan dana Desa, Besaran BLT Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (1)  Ditetapkan sebesar Rp.600 Ribu rupiah untuk bulan pertama sampai bulan ketiga perkeluarga penerima manfaat. Dan 300 ribu rupian untuk bulan ke empat sampai ke enam, perkeluarga penerima manfaat. Jadi keseluruhan BLT yang harus di terima Masyarakat selama enam bulan itu sebesar Rp.2.700,000, itu sudah jelas peraturan Mentri Keuangan Republik Indonesia, Berarti beberapa oknum perangkat kepala desa sudah berani melangkahi peraturan tersebut dan menyalahgunakan anggaran.

Baharuddin Berutu Meminta Bupati Aceh Singkil serta Walikota Subulussalam mengevaluasi kinerja Oknum perangkat kepala desa  tentang penyaluran dana BLT desa, karena oknum kepala desa sudah jelas melangkai peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia , Bupati serta wali kota harus tegas memberi sangsi, Sebab masyarakat sangat membutuhkan dana tersebut, dalam keadaan dampak polemik covid-19 ini. Pungkasnya. (Baharuddin Berutu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply