Brigjen. Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. Wakapolda Sumut

MEDAN I Majalah Polisi Indonesia. Brigjen. Pol. Dr. H. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. (lahir di Surabaya Jawa Timur, 24 November 1971sekarang berusia 48 tahun. Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 20 Desember 2019 menjabat sebagai Karorenmin Bareskrim Polri.
Dadang, lulusan Akpol 1994 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Kapolrestabes Medan

Jabatan
– Pabungkol Spripim Polri
– Kapolres Subang (2009)
– Kapolres Cianjur (2011)
– Wakapolrestabes Bandung (2012)
– Sespri Kapolri (2012)
– Assesor Utama Bagpenkompeten Robinkar – – SSDM Polri (2014)
– Koorspripim Polri
– Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus
  Bareskrim Polri (2016)
– Kapolrestabes Medan (2017)
– Karorenmin Bareskrim Polri (2019)

Dadang menyampaikan lima pesan kepada para jamaah di masjid.
Pertama kuatkan hubungan polisi dengan masyarakat serta elemen lainnya. Ia meminta kepolisian dan masyarakat kerja sama untuk membangun Kota Medan. Jangan pernah putus tali silaturahmi. Polisi jangan pernah jauh dari masyarakat dan masyarakat jangan pernah jauh dengan polisi. Karena ini adalah faktor utama untuk menjaga situasi kota medan tetap kondusif.

Keamanan ini, lanjut Dadang, ibarat kesehatan. Kalau kita sehat tidak terasa nikmat sehat tapi jika kita sakit baru terasa nikmat sehat. Sama seperti keamanan, baru terasa nikmat aman itu kalau tidak aman.

“Maka kita bersyukur nikmat Allah SWT, nikmat iman dan nikmat Islam yang kita rasakan hari ini harus kita jaga,” ujarnya. Kedua, Dadang ajak kepolisian dekatlah dengan masjid. Yaitu jaga salat Subuh, Jumat Barokah dan Magrib Mengaji serta program lainnya.

“Kalau kita minta dengan bersungguh-sungguh akan dikabulkan oleh Allah SWT. Doa adalah kunci dari segala harapan. Kita akan bahagia hidup dengan berakhir Khusnul khotimah. Doa menuju harapan untuk menuju kebahagian,” tuturnya.
“Program menyapa subuh terus dilaksanakan. Persoalan apapun tidak ada yang tidak diselesaikan dengan doa,” katanya.

Ketiga, Dadang minta jaga generasi muda kita agar tetap mampu mewujudkan harapan dengan kehidupan dengan baik, akhlak dan moral yang baik.

“Masa depan ada di tangan generasi muda. Jaga agar mereka genersi yang baik dan generasi emas. Ajak generasi muda dimulai dari salat Subuh,” cetusnya. Dikutip dari tribun Medan.
Keempat, Dadang minta jadilah selalu Rahmatan lil alamin. Cirinya apabila hadir di satu tempat memberikan kebaikan dan kemajuan serta kemuliaan.

“Saat ini sering kali ada permasalahan perbedaan, masalah suku, agama dan lainnya Insya Allah semua permasalahan diselesaikan dengan baik. Tidak mudah diadu domba,” harapnya.
Kelima, Dadang ajak peganglah amanah. Karena masing-masing akan dimintai pertanggungjawaban.

“Semua apa saya sampaikan ini untuk diri saya sendiri dan untuk orang sekitar saya. Apabila banyak kekurangan saya menjadi Kapolrestabes Medan, saya mohon maaf dan Insya Allah silaturahmi ini tetap berjalan,” pungkas Dadang.
(Ady Boby Sona)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply