Antisipasi Penyebaran Covid 19 Dengan Tutup Akses Jalan Pajak Mingguan Subulussalam

SUBULUSSALAM | Polisi Indonesia – Atas hasil Musyarawah Pemerintah Kota Subulussalam untuk mengantisipasi penyebaran wabah Covid 19 di pajak Mingguan kota Subulussalam. Dinas Sprindakop dan UKM Kerja Sama Empat Instasi Perketat penjagaan di pintu masuk pajak Mingguan Subulusalam.3/5/2020.

Kepala Dinas Sprindakop dan UKM Kota Subulussalam Asmial.Mpd. menjelaskan sementara ini Pemerintah kota Subulussalam sudah mengambil keputusan hasil musyawarah dengan forkopinda kota Subulussalam untuk melakukan penutupan pajak Mingguan kota Subulussalam selama masa Pandemi Covid 19.

Tidak boleh dibuka setiap hari Minggu, karena kedua tempat pajak Mingguan di Penanggalan dan Subulussalam terpaksa dilakukan penutupan.Karena sesuai perintah atasan termasuk intrusi pemerintah pusat untuk  mewaspadai penyebaran wabah Pandemi Covid 19 secara berskala besar di Indonesia bahkan menyeluruh dunia-.

Asmial Selaku kepala Dinas Sprindakop dan UKM kota Subulussalam.mengatakan kepada wartawan Media Online Polisi Indonesia di lapangan.Pemerintah kota Subulussalam sudah menginstruksikan bahwa penutupan pajak Mingguan kota Subulussalam selama Pandemi Covid 19 di tutup agar mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona Covid 19.

Penutupan pajak Mingguan kota Subulussalam sudah tiga Minggu belakangan, kita lakukan penutupan dari semenjak pukul empat pagi kita lakukan penutupan gerbang masuk kedalam. Terdiri dari lima akses masuk setiap hari Minggu katanya. Kalau pajak harian tetap saja ada hanya menutup pajak Mingguan. Karena pajak Mingguan terjadi lonjakan pedagang dari luar daerah menjadi banyak kerumunan masyarakat berbelanja.

Penjagaan dipintu masuk pajak Mingguan kita bekerja sama dengan satuan TNI, Polri, Sat Pol PP, Dinas perhubungan Sprindakop dan UKM dengan memasang pembatasan jalan.

Untuk tidak masuk kenderaan roda dua dan abang becak ke dalam penutupan pajak Mingguan tersebut terdiri dari lima titik jalan masuk petugas kita lakukan penjagaan ketat agar masyarakat tidak boleh berlebihan masuk kedalam agar mengatasi kerumunan warga berbelanja.

Setiap hari Minggu kita melibatkan petugas dari dinas Perhubungan sebanyak lima orang, satpol PP lima orang dari Polsek Simpang kiri lima orang dari Danramil lima orang.

Kita melakukan penjagaan setiap pintu masuk selama satu hari penuh untuk melakukan pembatasan Sosial Bersekala Besar.PSBB.di pajak Mingguan kota Subulussalam.

Menurut keterangan Asmial,banyak masyarakat kurang setuju dengan penutupan pajak Mingguan kota Subulussalam.Namun pemerintah kota Subulussalam merasa sayang terhadap kesehatan masyarakat. Kita tetap terus lakukan pembatasan sosial masyarakat agar jangan terjadi kerumunan masyarakat secara leluasa.

Guna menghindar terjadi penyebaran wabah virus Corona  tersebut,juga kita terus sarankan selalu menggunakan Masker Kalau keluar rumah.dan selalu menjaga jarak antara satu dengan lainnya.

Jika selalu kita taati himbauan penerintah tentu saja terhindar dari Wabah Covid 19 tersebut. Apalagi wilayah Pemko Subulussalam sampai saat ini kita masih berada di zona Hinjau maka perlu kita tingkatkan kewaspadaan dan penjagaan ketat dalam Mengantisipasi Penyebaran Wabah Covid 19. jangan sampai masyarakat terjangkit Wabah tersebut kata Asmial mengakhiri.( Baharuddin Berutu)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply