87 (Delapan Puluh Tujuh) Kendaraan Polda Sulteng Diajukan Penghapusan BMN PALU

Sulawesi Tengah Ι Media Polisi indonesia – 87 (delapan puluh tujuh) unit kendaraan dinas milik Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang tercatat sebagai barang milik negara (BMN) telah dimasukkan penghapusan. Setidaknya ada empat surat yang diajukan Kapolda Sulteng kepada Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Palu.

Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Polisi Didik Supranoto kepada jurnalis media ini di Palu, Rabu (11/11/2020) mengatakan, 87 unit kendaraan tersebut terdiri dari sepeda motor 79 (tujuh puluh sembilan) unit, mobil 4 (empat) unit, kendaraan roda enam 2 (dua) unit, dan speedboat 2 (dua) satuan. Didik menjelaskan, penghapusan kendaraan dinas dari daftar BMN telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor: 83 / PMK.06 / 2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan BMN. Selain itu juga dikuatkan adanya Surat Keputusan Kapolri Nomor: Kep / 1550 / VIII / 2019 tanggal 27 Agustus 2019.

Menurutnya, 87 kendaraan milik Polda Sulteng diajukan penghapusan BMN karena mengalami rusak berat dan tidak memungkinkan untuk kembali lagi. Kendaraan yang rusak berat itu karena gempa dan tsunami pada 28 September 2018 lalu, tunggu kembali akan mengeluarkan biaya cukup besar.

Kendaraan yang dihapus penghapusan tersebut sudah lama mangkrak, karena masih tercatat dalam BMN, sehingga akan membebani negara dalam hal biaya perawatannya dan terbaru adalah kendaraan yang rusak karena gempa dan tsunami.

“Selain itu tempat atau gudang penyimpanan pun juga sudah tidak memadai,” katanya.

Berdasarkan ketentuan tersebut dalam penghapusannya oleh Kapolda Sulteng terlebih dahulu mendapatkan izin dari Menteri Keuangan RI Kepala KPKNL Kota Palu. (Irwan)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply