Polsek Bunta Bersama Forkopimcam: Memperingati HUT ke-75 RI dan Gelar Baksos di Simpang Raya Mumpe

 

SULTENG I Majalah Polisi Indoensia. Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko SH, MH, bersama unsur pemerintah Kecamatan Simpang Raya melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) di Dusun Mumpe, Desa Doda Bunta, Kecamatan Simpang Raya, Rabu (12/8).

Hadir dalam kegiatan ituy yakni,  Camat Simpang Raya, Danramil Bunta, Kacabjari Bunta, Sekcam Simpang Raya, Ka Puskesmas Simpang Raya, Kepala Desa se-Kecamatan Simpang Raya, Dokter dan Tenaga Medis Puskesmas Simpang Raya, staf Kantor Camat, Panwas, PPK serta personil Polsek Bunta dan Koramil.

Bakti Sosial yang dilakukan terhadap warga suku terasing tersebut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia.

Dalam kegiatan Bakti Sosial itu dilakukan berbagai kegiatan yakni, pelayanan kesehatan pemeriksaan dan pengobatan gratis, penyerahan bantuan dan, penancapan bendera merah putih dengan ukuran 2 x 6 meter.

Pada kesempatan itu, Iptu Nanang Afrioko mengatakan, bahwa kehadirannya bersama unsur pemerintah kecamatan dan rombongan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri sebagai Kapolsek Bunta yang baru.

“Saya mengimbau warga agar bersama-sama menjaga kamtibmas dan disiplin terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” kata Iptu Nanang.

Iptu Nanang berharap Bakti Sosial yang dilakukan bersama unsure pemerintah kecamatan dan instansi terkait dapat bermanfaat bagi warga di Dusun Mumpe.

“Meski perjalanan ini cukup melelahkan, tapi kami sangat berbahagia bisa bertemu dan bersilaturahmi bersama warga,” ucap perwira berpangkat dua balak ini.

Mantan KBO Satintelkam Polres Banggai ini menjelaskan, bahwa wilayah Dusun IV Mumpe Desa Doda Bunta berada di pegunungan Desa Doda Bunta dengan luas wilayah sekitar 600 Hektar dan jarak dari induk Desa Doda Bunta ke Dusun Mumpe sekitar 9 Kilo Meter di tempuh dengan jalan kaki  sekitar satu setenga jam.

“Jumlah Penduduk di Dusun Mumpe sebanyak 234 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 58 dan merupakan suku saluan terasing dengan mata pencaharian bertani. Mereka berasal dari Desa Baloa Doda Pagimana dari tahun 2008,” tutup Iptu Nanang. (Hartono)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply