Dua Pasutri Meninggal Dunia Akibat Lakalantas merupakan ASN Kemenag

Sengkang | Media Polisi Indonesia – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Wajo berduka, pasalnya Dua korban lakalantas merenggut nyawa pasangan suami istri yang tak lain merupakan ASN lingkup Kemenag Wajo.

Rabu (2/6) Pasutri tersebut dikabarkan telah meninggal dunia usai terlibat kecelakaan maut di Trans Sulawesi jalan Poros Makassar – Palopo, tepatnya di KM 275-276 Kelurahan Bulete Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.

Informasi yang diterima dari Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Wajo AKP Hasanang,SH menjekaskan, kecelakaan maut terjadi sekitar pukul 16.20 Wita itu, melibatkan tiga kendaraan yakni Mobil Toyota Hilux DD 8023 D, Mobil Daihatsu Xenia DD 1857 LR dan sepeda Motor Honda DW 2775 BO.

Lebih lanjut dijelaskan kecelakaan berawal saat kedua korban H. Muhklis (62) yang merupakan pensiunan guru olahraga SD di Pitumpanua berboncengan dengan istrinya Hj Nirwana (54) seorang PNS mengendarai motor bergerak dari arah utara ke selatan.

Saat di TKP dari arah berlawanan, tiba-tiba muncul mobil Toyota Hilux yang di kemudikan oleh Arisandi dan menabrak kedua warga kelurahan Bulete kecamatan Pitumpanua tersebut.

“Mobil Hilux ini bergerak dari arah Selatan ke Utara, di TKP melewati jalan menikung namun mobilnya berjalan lurus sehingga menabrak pengendara sepeda motor,” jelas AKP Anang sapaan Kasatlantas Wajo.

Nahasnya, di saat yang sama pula, dari arah belakang sepeda motor datang sebuah mobil Daihatsu Xenia DD 1857 LR yang di kemudikan oleh Maluddin sehingga ketiga kendaraan bertabrakan, kata Kasatlantas.

Korban H. Mukhlis sempat dilarikan ke RSUD Siwa, namun korban meninggal dalam perjalanan. Sementara boncengannya, meninggal di tempat,” terangnya.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan berikut pengemudi dan barang bukti berupa mobil 1 (satu) unit mobil Toyota Hilux DD 8023 D beserta STNK, 1 (satu) lembar SIM A a.n Arisandi, 1 (Satu) unit mobil Daihatsu Xenia DD 1857 LR beserta STNK, 1 (satu) lembar SIM B1 Umum a.n Maluddin dan 1 (Satu) unit sepeda motor Honda dw 2775 BO beserta STNK dan 1 (satu) lembar SIM C a.n Muchlis Haji diamankan di Mapolsek Urban Pitumpanua untuk proses penyidikan selanjutnya,”terangnya

Kerugian materil akibat kecelakaan tersebut ditaksir berkisar 30 juta.“Saat ini telah dilakukan tindakan berupa mendatangi TKP serta olah TKP dan melakukan pengaturan arus lalulintas juga mengunjungi rumah korban, mencatat identitas korban dan membuat Sket TKP, mencatat keterangan saksi dan membuat LP,” jelas AKP Hasanang.

 

 

Reporter : Mas Wied

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply