Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Tangkap Buronan Eksploitasi Anak dan Human Trafficking

 

SUMUT I Majalah Polisi Indonesia. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Dr.M.R. Dayan, SH berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak di bawah umur dan human trafficking. Melalui Satreskrim Polres Belawan, Kapolres memerintahkan penangkapan pelaku.

AKP I Kadek selaku kasatreskrim langsung sigap dan memberikan arahan kepada anggota nya untuk segera bertindak dan melakukan pengintaian.

Tidak memakan waktu lama Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap yang diduga pelaku eksploitasi anak dan perdagangan orang human trafficking yang identitas nya sudah diketahui Sabtu (11/7) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pelaku di duga mempekerjakan anak di bawah umur di salah satu tempat lulur “M” di jalan Haji Anif desa sampali kecamatan percut sei tuan kabupaten Deli Serdang.

Kapolres pelabuhan Belawan Dr M R Dayan. SH melalui kasat reskrim AKP I Kadek SIK dalam keterangan pers nya Minggu (2/8/2020), mengatakan bahwa korban di ketahui pergi dari rumah dengan tujuan Medan untuk menjaga neneknya namun ternyata di ketahui dipekerjakan di tempat kusuk lulur milik pelaku.

Atas kejadian tersebut keluarga korban keberatan dan segera membuat pengaduan di SPKT Polres pelabuhan Belawan.

Menindak lanjuti laporan tersebut AKP I Kadek SIK langsung bergerak melakukan penyelidikan dan penggeledahan di tempat kusuk lulur dan di dapat lah satu orang tersangka yang bernama Riamor Peranginangin (45) tahun warga desa Tanjung selamat pasar II kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yang diketahui sebagai pemilik tempat kusuk lulur tersebut

Terkait kasus itu Kasat reskrim Polres Pelabuhan Belawan akan menindak tegas pelaku eksploitasi anak dan human trafficking yang mempekerjakan anak di bawah umur

Kalau ada Cafe atau tempat hiburan karaoke keluarga atau kusuk lulur yang mempekerjakan anak di bawah umur segera laporkan, kami akan menindak tegas tanpa pandang bulu dan akan kita razia terkait izin nya dan lain lain tegas kasat reskrim

Dari penangkapan kasus tersebut polisi menahan satu orang tersangka yaitu Riamor Peranginangin dan mengaman kan bukti satu buah spanduk bertuliskan iklan bertuliskan Mawar , spanduk bertuliskan Amoure , 10 sachet kondom, 2 buah celana dalam, 2 buah Bra, 2 set pakaian rok mini, 4 buah buku tamu, 1 buah lotion, tablet obat khusus wanita, tissue kertas, lipstick, kutek, seprei tempat tidur dan bantal.

Untuk tersangka sendiri akan dijerat dengan pasal 76 Jo pasal 88 Undang undang RI No 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara, untuk tersangka telah di lakukan penahanan di rutan Polres Pelabuhan Belawan dan masih di lakukan pengembangan terhadap kasus ini dan tidak menutup kemungkinan masih ada nya korban yang lain ” ucap kasat reskrim. (Ari.S)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply