Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman Berhasil Menangkap Pelaku Penipuan dan Penggelapan 

Padang Pariaman | Media Polisi Indonesia – Tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman dalam waktu singkat telah berhasil menangkap pelaku penipuan dan penggelapan yang di lakukan paran pelaku yang dengan modus antar jemput penumpang, kejadian yang telah di laporan kepolsek batang anai dengan LP No 33 / IV / 2021 tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan dimana saat kejadian korban sedang berada didepan Rumah Makan Denai Saiyo Korong Kasai Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.

Kejadian bermula pada Hari Minggu, 25 April 2021 sekira pukul 18.30 WIB, didepan rumah makan Denai Saiyo Korong Kasai Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman saat Pelapor dari Jakarta menuju Padang dengan menumpang Pesawat Batik, sasampainya diterminal Bandara Internasional Minangkabau pelapor bersama saksi an. SR telah ditunggu oleh sopir dengan mobil Toyota Sigra warna merah BA 1148 QJ yang mana sebelum berangkat dari jakarta pelapor sudah diberitahukan oleh an. Han bahwa akan dijemput mobil tersebut dan selanjutnya pelapor bersama saksi menaiki mobil tersebut sesampainya di rumah makan Denai Saiyo Korong Kasai Nagari Kasang Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman saat pelapor berbuka puasa, pelapor ditinggal oleh sopir tersebut tanpa pemberitahuan yang mana didalam tas Koper milik pelapor yang berada di dalam mobil tersebut tersimpan bermacam macam Batu Akik sebanyak lebih kurang 700 (tujuh ratus) buah.

Akibat kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sekira Rp. 11.000.000.000 (sebelas milyar rupiah) dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Batang Anai, lalu dari Polsek Batang Anai berkoordinasi dengan tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman yang segera mencari tahu keberadaan para pelaku 

Berdasarkan hasil pengembangan Tim Opsnal Gagak Hitam Polres Padang Pariaman gabungan dengan Anggota Polsek Batang Anai langsung melakukan Penyelidikan terhadap laporan polisi tersebut dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman AKP Ardiansyah Rolindo Syahputra S.I.K, M.H dan Kapolsek Batang Anai IPTU Admaroza yang telah di ketahui keberadaan nya dan para pelaku langsung di amankan yakni Pelaku An. YOR dan pelaku lain yang bertindak sebagai eksekutor adalah Fauz

Sebelum nya para pelaku terhendus keberadaan nya yang saat itu diketahui di korong Sungai Abai Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dan pada hari Rabu tanggal 16 Juni 2021 sekira pukul 18.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman dan Kapolsek Batang Anai langsung menuju keberadaan pelaku Fauz , sekira pukul 23.00 wib dan Tim gabungan sampai di Polsek Sungai Pagu, kemudian tim melakukan koordinasi dengan anggota Polres Solok Selatan sehingga diketahui titik tepatnya keberadaan pelaku dan sekira pukul 00.00 WIB tim dibagi menjadi dua dan tim I berangkat menuju keberadaan pelaku untuk mensurve dan memastikan keberadaan pelaku, dan Sekira pukul 05.00 WIB tim I memberikan informasi bahwa pelaku sedang berada di sebuah Gubuk ditengah hutan di korong Sungai Abai Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. 

Mendengarkan informasi tersebut tim II langsung berangkat menuju hutan tersebut kira-kira sejauh 3 km berjalan kaki. 

Pada pukul 08.00 WIB tim sampai ditempat keberadaan pelaku. Sekira pukul 08.30 WIB tim gabungan berhasil meringkus para pelaku, Pada saat pelaku diamankan pelaku sedang duduk disebuah gubuk dan sempat ingin melarikan diri dan dengan cepat diterkam oleh tim yang sudah menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi. 

Berdasarkan pengakuan pelaku Fauz bahwa memang benar telah menjemput korban ke bandara dan mengajak makan di rumah makan Denai Saiyo kemudian meninggalkan korban dan membawa barang berharga milik korban yang terletak didalam mobil dengan alasan ingin beli rokok dan beli minyak, dan setelah itu langsung mengarah ke Kota Padang ketempat pelaku Yor dan menyerahkan barang barang berharga milik korban tersebut dari penguasaan pelaku Fauz ditemukan juga 1(satu) unit batu cincin yang terpasang ditangannya diduga itu adalah milik korban, dari pengakuan pelaku Fauz telah menerima uang senilai Rp. 20.000.000;-(dua puluh juta rupiah) dari hasil penjualan sebagian barang berharga milik korban. 

Kemudian tim gabungan membawa Pelaku dan Barang bukti ke Mapolsek Batang Anai guna proses Hukum lebih lanjut. Sampai saat ini tim masih melakukan pengembangan terhadap Barangbukti lainnya, perkembangan lebih lanjut akan di 8-7 kan kembali, dan barang bukti lain nya 1(satu) unit batu cincin yang terpasang ditangannya diduga itu adalah milik korban juga sudah di amankan ujar AKP Ardiansyah Rolindo Saputra S.I.K dalam realease nya. Ajie

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply